Asus Transformer Book Chi, Notebook Tertipis Sedunia Saat Ini Hadir di Indonesia

PCtren, Jakarta – Asus Transformer Book Chi, perangkat 2-in-1 terbaru dari ASUS yang merupakan sebuah notebook sekaligus tablet Windows 8.1 resmi diluncurkan. Soal kata “chi” pada produk terbaru ASUS ini diambil dari sebuah filosofi China.

Veronica menjelaskan, “Nama Chi diambil dari filosofi China (Tiongkok). Chi artinya aliran darah yang tidak bisa dilihat, tapi ada dimana-mana. Maunya, porduk ini bisa dipakai untuk semua kalangan dan menyediakan kemudahan bagi para penggunanya”.

tatantan
Product Manager Notebook Asus Indonesia, Veronica saat peluncuran Asus Transformer Book Chi di Kuningan City Jakarta, Selasa, 31/3

Dengan tipis hanya 7,6mm, Asus Transformer Book Chi menjadi notebook tertipis di dunia saat ini. Namun Veronica juga menambahkan, “meskipun sangat tipis netbook 2-in-1 mempunyai performa yang bisa di andalkan”.

Terdapat dua varian pada Asus Transformer Book Chi, yakni T300 dan T100. Dan berikut ini sekilas spesifikasi kedua varian tersebut.
Asus Transformer Book Chi T300

ASUS Transformer Book Chi Series
T100 Chi T300 Chi
Processor Intel Atom Z3775 (quad-core 1.46-2.39GHz, Intel HD GPU) Intel Core M-5Y10/5Y71 (2C/4T 0.8-2.0 GHz/1.2-2.9GHz, Intel HD 5300 GPU)
Display 10.1″ 1920×1200 IPS Multitouch 12.5″ 1920×1080/2560×1440 IPS
Memory 2 GB LPDDR3 4/8GB
Storage 32/64GB eMMC plus Micro SDXC 128GB SSD plus Micro SDXC
Networking 802.11n dual-band + BT 4.0 802.11n dual-band + BT 4.0
I/O Micro USB 3.0, Micro HDMI, Headset Micro USB 3.0, Micro HDMI, Headset
Battery 31 Wh 31 Wh
Dimensions 10.1 x 6.9 x 0.3″ (256.5 x 175.3 x 7.1mm) 12.5 x 7.5 x 0.3″ (317.5 x 190.5 x 7.62mm)
Weight 1.3 lbs (590g), 2.4lbs (1.1kg) with keyboard 1.6 lbs (726g), 3.2 lbs (1.45kg) with keyboard
MSRP $399 32GB $449 64GB $699 FHD, $899 WQHD

 

Sahrul
Biasa dikenal dengan nama "Yungky", mungkin karena wajahnya mirip dengan salah satu DJ ternama di Indonesia yang dipanggil "Wingky" (ngarep). Tiada hari tanpa main game, makanya lebih sering menggunakan PC dibanding Mac